Jumat, 31 Januari 2014

pertama kali penaku bergerak



INDONESIA PUNYA MUSUH? SIAPA?
Hari kemerdekaan RI, tentunya sudah tau semua ya sobat, kapan itu diperingati, yuups 17 Agustus. Tak asing lagi dengan perayaan tarik tambang, panjat pinang, dan lainnya. Namun sobat tahu nggak makna sebenarnya dari kemerdekaan itu ? yuuk.. kita kupas dan flashback ke zaman dulu.
17 agustus bung karno dan rakyat Indonesia mencapai kemenangan , kemerdekaan telah meraka raih, hasil jerih payah, korban darah dan nyawa, hasil kerja keras , tak kenal menyerah. Bambu runcing dan semangat 45, telah mengantarkan rakyat Indonesia menuju singgasana kemerdekaan.
68 tahun silam, teks proklamasi diperdengarkan, seluruh bangsa Indonesia menagis gembira. Air mata ketakutan, kesedihan telah berganti dengan kebahagiaan. Mata-mata yang dulu hanya merunduk pada penjajah, mulai berani menatap dunia. Melanjutkan perjuangan, pemuda Indonesia dalam mengisi dan mempertahankan kemerdekaan.
Kalau dulu para pahlawan itu perang mengusir penjajah, namun generasi kita melawan bangsa sendiri, dan itu adalah tantangan yang berat. Bagaimana tidak korupsi, kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan dan sederet daftar masalah yang kita hadapi sebagai generasi muda penerus bangsa.
Korupsi, seolah penyakit ganas yang mulai menular. Bagaiman tidak, dari yang pejabat tinggi, dari yang hanya segelintir orang kini merambat ke semuanya. Lantas jika orang yang kita percayai sebagai pejabat Negara, sebagai pemimpin bertindak demikian bagaimana nasib kita, apa kabar nasib rakyat-rakyat kecil yang mungkin tak pernah di pandang.
Padahal, jika kita amati, dari uang korupsi mereka itu adalah uang rakyat kecil yang rajin membayar pajah, nah loh.. kok tidak malu para pejabt, pemimpin kok makan uang anak buah ?.
Hukuman atau sanksi? Apa itu? Orang penjarah berfasilitas hotel berbintang lima. Sudah jelas-jelas salah malah dapat fasilitas seperti itu ? bagaimana mereka resah, jerah ataupun menyesali perbuatan mereka? Penjarah tak ada bedanya dengan rumah dinas mereka. AC, TV,dll tetap ada. Mungkin tepatnya bukan hukuman, hanya saja pindah tempat kerja tanpa kerja.
Kalau saja korupsi dapat di berantas, maka kemiskinan, dan keterbelakangan akan teratasi, dan ini adalah PR bagi kita sebagai pemuda Indonesia yang harus membawa Indonesia ke mata dunia, menunjukkan bahwa Indonesia bisa. Semangat 45 bung karno harus ada pada diri semua penerus bangsa.

0 komentar:

Posting Komentar